Selamatkan Negeri, UKM JQH al-Mizan Gelar Ratiban Sebagai Upaya Mendoakan Agar Wabah lekas Hilang

Selamatkan Negeri, UKM JQH al-Mizan Gelar Ratiban Sebagai Upaya Mendoakan Agar Wabah lekas Hilang
Wabah corona (Covid-19) merupakan momok tersendiri bagi dunia khususnya rakyat Indonesia dalam beberapa bulan terakhir ini. Sejak kemunculannya banyak menimbulkan rasa panik,serta was-was pada masyarakat. Peristiwa ini mengundang perhatian UKM Jam’iyyat Al-Qurro’ wa Al hufadz Al-Mizan untuk mencegah penyebaran wabah corona ini dengan usaha-usaha batiniyah yaitu dengan melaksanakan kegiatan pembacaan Ratib Al-haddad (Rotiban) secara online.
Kegiatan yang bertajuk “Ratiban untuk Negeri” ini dilaksanakan secara online dan serentak pada hari jum’at, 27 Maret 2020 pukul 08.00-20.00 WIB serta diniatkan khusus untuk Negeri Indonesia tercinta agar wabah corona segera cepat berlalu. Sebelumnya ide untuk melaksanakan Ratiban online ini muncul dari bapak ketua umum UKM JQH AL-Mizan yang kemudian diserahkan kesetiap ketua koordinasi divisi untuk dibahas dan disepakati bersama. Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 190 orang yang terdiri dari 71 orang yang berkontribusi berasal dari gabungan 5 divisi yang berada di UKM JQH Al-mizan, 79 orang dari pengurus harian dan 40 orang dari pengurus divisi. Mereka membaca Ratibul Haddad dirumah masing-masing, di kos, di asrama, maupun di pondok pesantren sehingga tidak ada perkumpulan yang melibatkan banyak orang didalamnya. Konon, Ratib Al-Haddad sejak zaman dahulu banyak di baca dan digunakan sebagai upaya menangkal segala bentuk kesesatan, penyakit dan kemungkaran. Sehingga karena alasan tersebut, rekan-rekan yang tergabung dalam UKM JQH al-Mizan memilih Ratib Al-Haddad untuk dibacakan secara serentak dengan harapan Allah turunkan obat dan hilangkah wabah yang sedang merebak di daerah-daerah bahkan di dunia.
Semoga keadaan lekas membaik. Bagi mereka yang terinfeksi semoga segera diberikan kesembuhan, bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan, dan untuk korban yang meninggal semoga segala bentuk amal ibadahnya di terima di sisi-Nya, serta bagi tenaga medis, relawan, pemerintah, polisi, dan semua pihak yang terlibat dalam penangana Covid-19 senantiasa diberi kekuatan, kesabaran, dan ketegaran untuk berjuang memutus penyebaran virus ini. Aamiin.