“UKM JQH Al-Mizan Menggelar Raker Guna Menata Kembali Tata Kelola Dalam Organisasi Dan Mengoptimalkan Program Kerja”
Dokumentasi Raker
Yogyakarta – Rapat kerja (Raker) menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan sebuah Organisasi. Melalui forum ini, berbagai program dan rencana kegiatan disusun sebagai pijakan dalam menjalankan Organisasi selama satu periode kedepan. Hal tersebut juga dilakukan oleh UKM JQH Al-Mizan sebagai upaya mewujudkan program kerja yang lebih terarah, terstruktur, dan sesuai dengan kebutuhan dalam mewujudkan visi dan misi serta tujuan dari Organisasi.
Pelaksanaan Raker tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan program kerja masing-masing Divisi. Lebih dari itu, pelaksanaan raker juga menjadi forum untuk mengkaji, mengevaluasi, dan menyempurnakan program lewat berbagai masukan, saran, serta catatan yang membangun.
Iklil selaku ketua umum UKM JQH Al-Mizan menyampaikan bahwa Raker merupakan tahapan formal yang harus dilalui oleh sebuah Organisasi dalam menentukan program kerja selama satu periode atau satu tahun kedepan. Setiap program kerja yang dibahas perlu dikaji bersama agar dapat menjadi sebuah pijakan yang jelas bagi pengurus dalam menjalankan Organisasi.
"Ini adalah suatu perencanaan yang dilakukan oleh pengurus. Variabel-variabel yang digunakan untuk menyusun program kerja itu sangat banyak. Salah satunya, yang pertama adalah evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya. Yang kedua adalah pembacaan terhadap dinamika dan tantangan ke depan. Ini menjadi roh perjalanan satu tahun ke depan bagi pengurus UKM JQH Al-Mizan.” Jelasnya.
Dengan demikian, program kerja tidak disusun melalui tanpa pertimbangan. Evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja pada periode sebelumnya menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan langkah Organisasi kedepan. Di sisi lain, pengurus juga dituntut untuk mampu membaca berbagai dinamika dan tantangan yang mungkin muncul selama satu periode kedepan.
Hal yang sama disampaikan oleh Syauki selaku salah satu pengurus. Menurutnya, Raker menjadi momentum bagi para pengurus untuk menyampaikan program yang telah disampaikan secara umum. Penyampaian tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap pemaparan, tetapi juga dilanjutkan dengan proses diskusi dan pemberian masukan oleh pihak lain.
“Adapun dilaksanakannya Raker agar setiap program yang sudah dirancang oleh teman-teman bisa disampaikan secara umum. Penyampaiannya bukan hanya sekedar penyampaian biasa, tetapi juga ada saran, perbaikan, dan mungkin beberapa catatan yang membangun serta kritis. Sehingga kegiatan tersebut bukan hanya dapat direncanakan dengan baik, tetapi juga dapat terealisasi dengan lancer dan sebagaimana mestinya.” Tuturnya
Melalui proses tersebut, setiap program kerja diharapkan dapat dirancang dengan lebih matang sehingga memiliki peluang lebih besar untuk direalisasikan dengan baik. Raker juga menjadi ruang bersama untuk memastikan agar kegiatan yang akan dilaksanakan tetap berada dalam koridor tujuan dan arah organisasi. Program kerja yang disusun oleh pengurus UKM JQH Al-Mizan pada dasarnya memiliki sasaran yang luas. Target utamanya tidak hanya anggota dan pengurus, tetapi juga masyarakat secara umum. Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi UKM JQH Al-Mizan dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan menciptakan masyarakat kampus yang berjiwa Qur’ani.
Raker dengan demikian tidak hanya dipandang sebagai kegiatan formalitas organisasi. Forum tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan pengurus dalam merencanakan kegiatan selama satu periode agar setiap aktivitas memiliki arah yang jelas dan tidak keluar dari program kerja yang telah disepakati bersama.
Di samping perencanaan dan tata kelola, keberhasilan program kerja tentu membutuhkan keterlibatan seluruh elemen organisasi. Para pengurus diharapkan mampu merangkul seluruh anggota agar turut aktif dalam berbagai program yang telah disusun. Solidaritas, komunikasi, dan sikap saling melengkapi menjadi hal yang sangat penting ketika dalam pelaksanaannya ditemukan berbagai kekurangan maupun tantangan.
Harapan tersebut menjadi semakin penting karena pada akhirnya pengurus tidak hanya bertugas menjalankan program, tetapi juga belajar, mengabdi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada para anggota. Setiap program yang telah dirancang perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tidak dianggap sebagai sekadar agenda rutin organisasi.
Ke depan, seluruh pengurus diharapkan dapat merealisasikan setiap program kerja yang telah disusun dengan penuh komitmen. Perencanaan yang matang perlu diiringi dengan pelaksanaan yang konsisten, evaluasi yang berkelanjutan, serta kerja sama seluruh anggota UKM JQH Al-Mizan.
Raker akhirnya bukan sekadar forum untuk menyusun daftar kegiatan selama satu tahun, melainkan menjadi titik awal untuk menyatukan langkah seluruh elemen organisasi. Dari evaluasi masa lalu, membaca tantangan masa depan, hingga merancang aksi nyata, UKM JQH Al-Mizan berupaya terus berkembang menjadi wadah yang mampu memberikan manfaat, memperkuat kebersamaan, dan mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Redaksi : Rahman Maulana Amrullah