UKM JQH Al-Mizan Selenggarakan Pendidikan dan Pelatihan untuk Anggota Baru

UKM JQH Al-Mizan UIN Sunan Kalijaga telah sukses melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) ke-20 untuk anggota baru UKM JQH al-Mizan angkatan 2019 yang diikuti oleh 257 peserta. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, diawali pada Jum’at, (15/03) hingga Minggu (17/03), dan bertempat di Pondok Pesantren Nurul Huda, Pokoh, Banyurejo, Tempel, Sleman.

Ketua Panitia Diklat ke-20 UKM JQH al-Mizan, Maghfur Rahman menyatakan, “Diklat adalah salah satu kegiatan di UKM JQH al-Mizan yang dikhususkan untuk anggota baru sebagai gerbang awal dari proses panjang yang akan dilalui di al-Mizan. Harapan saya, setelah terlaksananya Diklat ke-20 ini peserta yang adalah anggota baru al-Mizan mendapatkan bekal untuk mengikuti berbagai proses di al-Mizan.”

Diklat ke-20 ini dibuka oleh Shohibul bait Bapak Hasan pada Jum’at (15/3) pukul 16.30 WIB. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa, menurutnya, Diklat ini adalah momen pembentukan karakter bagi anggota baru sebelum secara lebih dalam mengenal dan berproses di al-Mizan.

Ketua Umum UKM JQH al-Mizan, Syarifudin menambahkan, “Dalam kegiatan ini, peserta harus sudah memantapkan niat untuk berproses di al-Mizan. Di sini, mereka akan bertemu dengan alumni-alumni al-Mizan yang notabene adalah orang-orang sukses dibidangnya setelah menempuh lika-liku proses di al-Mizan.” Ia juga berpesan kepada peserta agar dapat memanfaatkan kelompok yang telah ditentukan oleh panitia dengan semaksimal mungkin, karena adanya kelompok adalah representasi dari al-Mizan, yang mana anggota tiap-tiap kelompok berasal dari divisi yang berbeda-beda, kemudian bersatu dalam satu kelompok tersebut.

Di antara materi yang diberikan melalui Diklat ini adalah keorganisasian al-Mizan, baik secara struktural maupun kultural, materi kealmizanan (sekilas sejarah awal berdirinya al-Mizan sampai sekarang), dan juga materi kedivisian yang lebih spesifik menyinggung tentang divisi masing-masing, yakni Divisi Tilawah, Tahfizh, Tafsir, Kaligrafi, dan Shalawat.

Malam Berkah, merupakan salah satu kegiatan pokok dalam Diklat ke-20 UKM JQH al-Mizan yang dilaksanakan pada Sabtu Malam (16/3). Rangkaian acaranya meliputi pembacaan maulid shimth ad-durar, yang dipimpin oleh Al-Habib Ahmad bin Ahmad bin Muhammad bin Ali Bafaqih. Pembacaan maulid diiringi oleh grup hadrah UKM JQH al-Mizan, kemudian dilanjutkan ceramah. Dalam ceramahnya, Al-Habib Ahmad berpesan kepada peserta Diklat untuk mengutamakan pembiasaan berakhlaqul karimah ketika menempuh proses pada organisasi yang berbasis pada Al-Qur’an ini.

Berangkat dari sebuah hadits Rasulullah SAW :

مَا مِنْ شَيْئٍ اَثْقَلُ فِي الْمِيْزَانِ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ

Yang artinya, “tak sesuatupun yang lebih berat dalam timbangan (amal) dibandingkan akhlaq yang baik.”

Mengacu pada hadits tersebut, sehingga sudah barang tentu ketika aktif di dalam organisasi seperti al-Mizan, harus disertai dengan usaha memperbaiki dan membiasakan serta menularkan akhlaqul karimah.

Diklat ke-20 UKM JQH al-Mizan diakhiri dengan Pentas Seni dengan menampilkan kreasi dari setiap kelompok. Sejumlah 33 kelompok peserta menampilkan kreasi yang telah dipersiapkan dengan bimbingan fasilitator sejak 1 minggu sebelum pelaksanaan Diklat.

Diklat ke-20 ini ditutup kembali oleh Bapak Hasan bersama Ketua Umum UKM JQH al-Mizan pada Minggu, (17/3) pukul 16.15 WIB. Peserta bersama-sama pulang dari tempat Diklat dengan mengendarai bus yang telah disediakan oleh panitia.

Capek sih, tapi senang”, ungkap Khusnul Khuluq (Peserta Diklat ke-20 UKM JQH al-Mizan). “Baru pertama kali mengikuti Diklat sebuah organisasi, banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan. Pertama adalah bagaimana memanage waktu, karena pada Diklat ini saya dihadapkan dengan jadwal kegiatan yang padat dan waktu istirahat yang terbatas. Kemudian banyak materi yang menjadikan saya lebih mengenal UKM JQH al-Mizan. Saya juga merasakan bagaimana rasanya tinggal bersama banyak orang yang berbeda-beda karakternya, dengan fasilitas infrastruktur yang seadanya. Tapi di sisi lain membuat saya mengenal, bahkan kenal baik dengan sesama peserta maupun pengurus.”

(Ahfash-Ketua Bidang Multimedia UKM JQH al-Mizan)