Mizan Berprestasi di Tengah Pandemi

Salah satu anggota divisi tilawah angkatan 2014 sekaligus pengajar tilawah di UKM JQH al-Mizan yaitu Sdri. Nida Ma’rufah meraih penghargaan juara 3 dalam sebuah ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Virtual yang bertajuk bertajuk “Murottal Corona Mental”. Musabaqah ini diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al-Mumtaz, Kabupaten Serang, Banten yang dibuka secara umum untuk semua tanpa batasan usia.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Al-Mumtaz official dalam rangka menyambut dan menyemarakan Peringatan Nuzulul Qur’an di Bulan ramadhan. Lomba ini digelar sejak tanggal 01 s.d 23 Mei 2020 yang diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang kemudian melalui babak penyisihan tersisa 10 finalis yang akan melalui tahap seleksi selanjutnya untuk mendapatkan juara 1,2, dan 3.

Lomba ini bersifat online sehingga mulai dari proses dan penilaian pun juga bersifat oline. Dimulai dengan setiap peserta membuat video dan mengunggahnya lewat WA group yang kemudian di upload ke FP Al-Mumtaz Official. Babak penyisihan dilakukan melalui polling like terbanyak yang di seleksi menjadi 10 finalis. Kemudian dari 10 finalis dibabak selanjutnya mengirimkan video lagi untuk dinilai secara murni oleh juri yang sudah dipilih oleh pihak penyelenggara.

Tepat pada tanggal 26 Mei 2020 panitia penyelengara mengumumkan hasil kejuaraan MTQ Virtual secara live di FB Al-Mumtaz Official setelah penjurian video selesai.

Dalam pengumuman tersebut Nida di nobatkan sebagai peraih juara 3 sementara 2 orang lainnya yaitu Muhammad Yusuf yang berasal dari Lampung mendapat juara 1 dan sholeh Makmun yang berasal dari Banten mendapat juara 2.

“Syukur Alhamdulillah, saya mendapatkan juara ketiga dari total 509 peserta,” ungkap Nida yang saat itu juga sedang menempuh pendidikan S2 nya di UIN Sunan Kalijaga di Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam yang dikutip dari Laman Web UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Bertambah prestasi anggota UKM JQH al-Mizan. Meski dalam keadaan sepeti ini, sudah seharusnya prestasi Sdri. Nida Ma’ufah menjadi contoh bagi Generasi Muda Mizan sekarang untuk tidak kalah semangat dalam mengejar mimpi dan meraih prestasi di bidang yang diminati. Daebak !