Hermeneutika Farid Esack: Tafsir Pembebasan dalam Mengatasi Problem Sosial

Pemikiran tafsir yang berbasis konteks sangat membantu memecahkan masalah umat di era kontemporer. Salah satu pemikiran tersebut datang dari seorang pemikir muslim dari Afrika Selatan, Farid Esack yang begitu kuat menyuarakan gerakan teologi pembebasan berbasis al-Qur’an bagi kaum mustadh’afun (tertindas). Bukan formulasinya saja yang menarik, seruan Farid Essack juga berangkat dari pengalaman....

Tafsir Maqasidi: Model Penafsiran yang Cocok di Era Milenial

Dewasa ini, dunia tafsir Indonesia ramai membicarakan pendekatan baru, yaitu tafsir maqashidi. Dalam jagat keilmuan tafsir, pendekatan maqashidi sebenarnya sudah diperkenalkan oleh Thahir Ibn ‘Asyur dalam karyanya Al-Thahir. Di Indonesia, tafsir maqashidi menjadi menarik tidak hanya karena menggunakan pendekatan yang sama dalam bingkai yang berbeda berupa maqashid al-syari’ah, namun juga hasil....

KH. Bisri Musthofa: Sang Pecinta Ilmu dari Rembang

K.H Bisri Musthofa sempat menjadi pemalas yang enggan belajar dan mengaji di usia kecil. Namun, beliau merupakan tokoh yang sangat menginspiratif. Beliau adalah seorang pencari ilmu sejati, guru, kiai, politikus, juga penulis dengan karya kurang lebih berjumlah 54 judul yang meliputi tafsir, hadis, aqidah, fikih, sejarah nabi, balâghah, nahwu, sarf, kisah-kisah, syiiran, doa, tuntunan modin, nask....

Ragam Tafsir Al-quran

Karya tafsir Alquran di Indonesia lahir dari ruang sosial budaya yang beragam. Misalnya terdapat tafsir Alquran yang ditulis dalam ruang basis politik kekuasaan. Terdapat juga tafsir yang ditulis dalam basis lingkungan pesantren. Terdapat dua jenis basis pesantren yaitu di lingkungan keraton dan di luar keraton. Kitab Alquran terjemah bahasa jawi merupakan kitab tafsir yang lahir dari rahim pesan....

Pemikiran Sayyid Qutub dalam Tafsir fi Zhilalil Qur’an

Sesungguhnya islam tidak hanya memberi kebebasan kepada mereka (orang-orang non muslim) untuk melaksanakan ritual agamanya. Akan tetapi islam juga merangkul mereka dalam nuansa kebersamaan sosial, cinta kasih, berbaik-baikan dalam pergaulan. Islam juga menjadikan wanita-wanita ahli kitab yang menjaga kehormatannya dan merdeka sebagai sesuatu yang baik (halal dikawini oleh kaum muslimin).....

Biografi Sayyid Qutub (Ilmuan yang Dihukumi Mati)

kritikannya yang keras kepada Presiden Mesir, Kolonel Gamal Abdul Nasser membuat Sayyid Qutub berhenti menulis. Tulisan terakhirnya adalah sebuah coretan dengan judul "Mengapa saya dihukum mati?" Selain itu, Sayyid Qutub telah menulis banyak karya, di antaranya adalah Al-tashwial-fanni fi Al-Qur’an, (Keindahan Al-Qur‟an yang di tulis pada tahun 1945), Masyahid al-qiyamah fi Al-Qur’an, (Hari ....

Metode Tafsir

Tafsir ialah mensyarahkan alQur’an, menerangkan maknanya dan menjelaskan apa yang dikehendakinya dengan nashnya atau dengan isyarat, ataupun dengan tujuannya. tafsir memiliki beberapa metode, di antaranya adalah Metode Tahliliy, Metode Ijmali, Metode Muqarran, dan Metode Maudu’i.....

Penafsiran eksoteris dan esoteris Kitab Tafsir al Tustari

“Allah SWT. mengumpamakan anggota tubuh ini bagaikan daratan dan mengumpamakan hati bagaikan lautan. Lautan itu lebih bermanfaat dan lebih membahayakan. Inilah ungkapan secara bathin, tidakkah kamu memperhatikan bahwa hati itu dinamakan dengan al-qalb, karena artinya adalah sesuatu yang berbolak balik dan sesuatu yang terombang-ambing setelah tenggelam." (Sahal al-Tustari)....

Menilik Kitab Tafsir Sufi al-Tustari

Kitab Tafsir al-Tustari ini merupakan kitab tafsir sufi pertama atau tertua yang dapat kita jumpai hingga saat ini. Tafsir al-Tustari merupakan tafsir yang bercorak tasawuf atau sufistik. Corak tafsir yang semacam ini dalam penafsiran al-Qur’an biasa menggunakan pendekatan al-tafsir al-sufi, atau biasa disebut dengan tafsir sufi. Karena coraknya yang sufistik, maka tafsir ini lebih memfokuskan b....